Banyak alasan mengapa pada akhirnya banyak pendiri startup memutuskan untuk membangun usaha, mulai dari ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat, lebih mandiri, enggan bekerja di korporasi dan masih banyak lagi. Apa pun alasannya, semua startup pastinya mengharapkan profit atau keuntungan agar startup bisa berjalan dengan stabil.

Profit adalah oksigen yang dibutuhkan oleh startup agar bisa berkembang dan bertahan, tujuan akhir dari mendirikan startup adalah mendapatkan profit. Artikel berikut ini akan mengupas empat cara tepat untuk mendapatkan profit dari bisnis yang dijalankan.

Tetapkan harga produk dengan baik

Kebanyakan startup baru enggan untuk melakukan monetisasi dan memberikan layanan secara cuma-cuma, demi mengendepankan branding dan awareness. Cara ini dinilai bakal menimbulkan efek yang negatif untuk bisnis. Idealnya di awal jalannya usaha cobalah untuk melakukan monetisasi dengan mengenakan biaya atau layanan lebih kepada pengguna. Meskipun belum menghasilkan banyak profit, namun startup sudah terlatih dan terbiasa melakukan kegiatan tersebut.

Kesalahan lain yang banyak dilakukan oleh pemilik startup adalah menetapkan harga yang relatif murah kepada target pasar. Harga yang murah tentunya akan menjadi perhatian dari pengguna, namun ketika bisnis sudah mulai berjalan dan Anda kesulitan untuk melakukan scale up dari sisi pricing, hal ini akan menimbulkan efek yang kurang menguntungkan. Sebelum Anda melemparkan produk ke pasar, tetapkan harga yang sesuai untuk perusahaan dan pengguna.

Koreksi pengeluaran yang terlalu besar

Dalam hal operasional bisnis, menjadi penting bagi startup untuk bisa memaksimalkan budget atau simpanan dana yang ada. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengkoreksi pengeluaran yang terlihat cukup besar namun tidak memberikan kontribusi yang positif untuk perusahaan. Manfaatkan dana simpanan yang ada sebaik mungkin, hal ini dapat membantu Anda menjalankan bisnis hingga negosiasi funding tahap selanjutnya berjalan sukses.

Koordinasikan semua keperluan

Agar bisnis bisa berjalan dengan stabil tanpa adanya pengeluaran dana yang besar dalam waktu mendadak adalah, melakukan koordinasi dan mencermati semua keperluan, fasilitas dan kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan. Hal ini termasuk fasilitas, perlengkapan, rencana internal perusahaan dan lainnya.

Jika Anda dan tim sudah mempersiapkan keperluan yang ada jauh hari sebelumnya, lebih besar peluang terhindar dari keperluan mendesak yang bakal menghabiskan dana yang lebih besar.

Fokus ke pertumbuhan bisnis

Agar bisa melakukan scale up dibutuhkan tim yang lebih banyak untuk bisa mengerjakan tugas dan mengembangkan produk yang ada. Jika saat ini perusahaan tidak memiliki dana yang cukup untuk mempekerjakan pegawai baru, cobalah cara lain dengan membayar pekerja paruh waktu atau mahasiswa magang. Sementara untuk pemasaran jangan hanya mengandalkan digital ads, namun juga cara organ iklainnya tanpa harus mengeluarkan biaya.