StartupTipz

Lebih Untung Investasi Emas atau Reksadana? Mari Kita Bandingkan!

Berikut beberapa pertimbangan bagi kamu yang bingung untuk investasi emas atau reksadana.

Dalam berinvestasi, tentu kamu mempertimbangkan instrumen investasi mana yang paling menguntungkan. Selain return, pertimbangan lainnya adalah risiko investasi, terutama bagi pemula. Dalam hal ini, reksadana dikenal sebagai instrumen investasi yang ramah bagi pemula.

Ini karena reksadana minim risiko. Bicara risiko, investasi emas juga terhitung berisiko rendah, bahkan cenderung aman. Itu memang salah satu keuntungan investasi emas. Terlebih, saat ini sudah banyak layanan tabungan emas yang bisa dimulai dari budget minim, sangat cocok bagi pemula.

Karena itulah, wajar jika kamu bingung memilih investasi emas atau reksadana. Nah, kami sudah menyiapkan perbedaan antara investasi emas dan reksadana sebagai pertimbangan. Cek selengkapnya!

Modal Investasi

Reksadana dikenal sebagai instrumen investasi yang murah karena hanya perlu modal kecil untuk memulainya. Sedangkan, emas dianggap sebagai barang mewah yang mahal harganya. Bahkan, harga emas Antam hari ini, per 13 April 2022 sudah mencapai Rp 1.037.000 per gramnya.

Namun, saat ini sudah banyak perusahaan dan aplikasi online yang menyediakan layanan menabung emas. Ini akan memudahkanmu memulai investasi emas dengan harga yang sangat terjangkau.

Nilai Investasi

Harga emas cenderung stabil dan akan terus naik setiap tahunnya. Dalam setahun, investasi emas hanya memiliki kenaikan atau return sebesar 5-20% saja. Makanya, investasi emas tidak cocok untuk jangka pendek, melainkan jangka panjang.

Kalau kamu ingin return maksimal, kamu bisa menunggu hingga 10 tahun untuk mendapat return hingga 100% lebih. Pada 2020, return emas dalam 10 tahun terakhir mencapai 131% dari emas Antam.

Beda halnya dengan reksadana. Secara umum, return dari reksadana bisa dikatakan lebih menjanjikan daripada investasi emas. Namun, return tersebut juga dipengaruhi dari jenis reksadana yang digunakan. Jika memilih reksadana saham, tentu return yang didapat cenderung lebih tinggi.

Likuiditas

Jika kamu ingin menarik reksadana, perlu waktu beberapa hari untuk sampai ke rekening. Biasanya dihitung 3-7 hari bursa. Itupun jika tidak terpotong hari libur maupun hari besar.

Sementara itu, emas bisa dicairkan kapan saja berupa uang tunai. Namun, jika kamu memilih layanan tabungan emas lalu ingin mencetaknya secara fisik, biasanya dibutuhkan waktu lebih lama.

Risiko Investasi

Jika dilihat dari risiko kehilangan nilai, maka investasi emas lebih unggul dari reksadana. Di sisi lain, reksadana memiliki beberapa risiko yang harus dipertimbangkan, seperti risiko likuiditas massal, penurunan nilai, hingga wanprestasi.

Akan tetapi, produk reksadana yang bukan berupa fisik cenderung lebih aman dari pemalsuan. Sedangkan emas yang memiliki bentuk fisik akan rawan dipalsukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Diversifikasi Investasi

Secara jenis, reksadana sangat mudah sekali dijadikan diversifikasi investasi. Kamu bisa menginvestasikan beberapa jenis reksadana dalam satu waktu. Sedangkan, emas hanya bisa didiversifikasi ketika menggunakan layanan tabungan emas saja.

Kemungkinan diversifikasi emas batangan memang ada, namun hal tersebut hanya bisa dilakukan kalangan yang memiliki kekayaan luar biasa.

Tempat Investasi

Investasi emas dan reksadana sama-sama mudah dilakukan. Ini karena sudah banyak perusahaan dan metode investasi yang dekat dengan investor. Baik reksadana maupun investasi emas sudah bisa dilakukan secara online.

Pengelolaan dan Penyimpanan Produk Investasi

Jika kamu investasi emas, maka pengelola investasi adalah dirimu sendiri, termasuk menyediakan tempat penyimpanan. Akan sedikit berbeda jika kamu menitipkan emas melalui safe deposit box. Namun tetap saja, yang harus memantau pasar, mengamati peluang, dan menargetkan investasi adalah kamu sendiri.

Beda halnya dengan reksadana. Kamu tak perlu pusing memantau pasar dan mengelola portofolio karena tugas tersebut dilakukan oleh manajer investasi. Selain itu, karena reksadana bukan produk fisik, baik kamu maupun pihak pengelola tak perlu menyiapkan tempat penyimpanan.

Sampai di sini pembahasan tentang perbandingan keuntungan investasi emas dan reksadana. Dari sini, mana yang menurutmu lebih menjanjikan?

Sumber gambar header: Unsplash

***

Ikuti kuis dan challenge #NgabubureaDS di Instagram @dailysocial.id selama bulan Ramadan, yang akan bagi-bagi hadiah setiap minggunya berupa takjil, hampers hingga langganan konten premium DailySocial.id secara GRATIS. Simak info selengkapnya di sini dan pantau kuis mingguan kami di sini.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again