Categories

Gadget

Selain untuk Corat-coret, E-Reader Berlayar Masif Ini Juga Bisa Dijadikan Monitor Tambahan

Layar e-ink monokromnya memiliki ukuran 13,3 inci, dengan resolusi 2200 x 1650 dan 16 level warna greyscale

Glenn Kaonang - 11 December 2017

Meski mengemas layar e-ink monokrom, tidak semua e-reader diciptakan sama. Ada yang layarnya lebih terang dari biasanya, ada yang dilengkapi panel sentuh, lalu ada juga yang tampak bak raksasa ketika dijejerkan dengan e-reader yang lain.

Kategori yang terakhir itu dihuni oleh Onyx Boox Max 2 Professional, yang mengemas layar e-ink 13,3 inci dengan resolusi 2200 x 1650 dan 16 level warna greyscale. Saking besarnya layarnya, perangkat ini juga bisa dijadikan monitor tambahan kalau perlu berkat kehadiran input HDMI.

Anda mungkin tidak membutuhkan sebuah e-reader yang bisa dijadikan monitor, akan tetapi mereka yang sedang menulis jurnal atau sejenisnya, yang perlu meninjau referensi dari banyak buku bisa diuntungkan berkat kehadiran perangkat ini.

Onyx Boox Max 2 Professional

Namun kesannya sia-sia apabila layar semasif ini hanya digunakan untuk membaca saja. Maka dari itu, pengembangnya juga menyematkan komponen digitizer besutan Wacom, sehingga perangkat juga dapat menerima input dari jari ataupun stylus.

Yup, perangkat ini juga bisa digunakan untuk sesi corat-coret, kurang lebih sama seperti yang ditawarkan oleh reMarkable. Kalau dikaitkan dengan skenario penulis jurnal itu tadi, fitur corat-coret ini bakal sangat bermanfaat ketika hendak menandai atau membuat catatan khusus pada halaman e-book yang sedang dibaca.

Untuk ukuran e-reader, Max 2 mengusung spesifikasi yang cukup mumpuni, yang meliputi prosesor quad-core 1,6 GHz, RAM 2 GB, penyimpanan internal 32 GB, konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth, serta menjalankan sistem operasi berbasis Android 6.0. Format dokumen yang didukung mencakup PDF, EPUB, MOBI, TXT dan DOC, lalu gambar JPG, PNG atau BMP juga bisa dibuka, demikian pula dengan audio MP3 atau WAV.

Onyx Boox Max 2 Professional

Dimensinya tergolong ringkas jika melihat layarnya yang besar, dengan tebal hanya 7,5 mm dan bobot 550 gram. Di bawah layarnya terdapat empat tombol navigasi, lalu ada juga jack audio 3,5 mm untuk mendengarkan audiobook, musik atau membuat rekaman pendek.

Baterai berkapasitas 4.100 mAh-nya diklaim punya waktu standby selama empat minggu. Onyx Boox Max 2 Professional jelas bukan untuk semua orang, dan banderol harganya di angka €671 pun juga berkata demikian. Pemasarannya akan dimulai pada 27 Desember ini.

Sumber: The Verge dan Liliputing.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter