DScovery

Perbedaan CEO dan Direktur dalam Perusahaan

Istilah CEO dan direktur sudah tidak asing lagi dalam sebuah perusahaan. Namun apakah kamu tahu perbedaan antara CEO dan direktur?

Istilah CEO dan direktur sudah tidak asing lagi dalam sebuah perusahaan. Namun apakah kamu tahu perbedaan antara CEO dan direktur?

Penggunaan istilah CEO atau chief executive officer ini seringkali digunakan oleh perusahaan rintisan atau startup. Pasti kamu juga tahu istilah CEO setelah maraknya bisnis startup di Indonesia.

Nah, ternyata di Indonesia sendiri secara hukum Indonesia dan menurut Keputusan Menteri Transmigrasi dan Tenaga Kerja Nomor 40 Tahun 2021, posisi CEO lebih dikenal dengan istilah direksi, komisaris, dan eksekutif. 

Sedangkan untuk jabatan tertinggi di sebuah perusahaan Indonesia disebut sebagai direktur utama. Jadi, kamu tidak perlu bingung lagi saat melihat perusahaan yang menggunakan istilah direktur utama untuk posisi CEO.

Perbedaan Istilah CEO dan Direktur

Seperti yang dikatakan sebelumnya, di Indonesia posisi CEO sejajar dengan posisi direktur utama, yang membedakan hanyalah penggunaan istilahnya saja. 

Penyebutan istilah ini kembali lagi disesuaikan dengan kultur perusahaan, karena ada beberapa perusahaan yang menyebutkan CEO sebagai posisi tertinggi dan presiden direktur sebagai  posisi kedua tertinggi.

Tidak jarang bagi sebuah company posisi CEO dan presiden direktur diemban oleh satu orang saja. Bahkan bisa dibilang istilah CEO bisa disetarakan dengan direktur utama atau juga presiden direktur. Perbedaan istilah ini juga tidak akan membedakan fungsi dan tugas dari CEO, direktur utama, dan presiden direktur.

Kamu bisa melihat pengaplikasian sebutan CEO di perusahaan startup atau rintisan. Sedangkan, penggunaan kata direktur diterapkan pada perusahaan corporate atau konvensional.

Dilansir dari Indeed, CEO adalah anggota kepemimpinan tertinggi yang memiliki peran untuk mengawasi dan membawa perusahaan untuk menuju kesuksesan.

Selain itu, CEO memiliki tugas utama untuk merekrut dan mempertahankan karyawan terbaik, memastikan dana anggaran selalu tersedia di bank, dan yang terakhir menentukan visi, misi, hingga arah perusahaan.

Tanggung Jawab CEO dan Direktur Pelaksana

Jika chief executive officer memiliki arti yang serupa dengan direktur utama atau presiden direktur, bukan berarti peran dan tanggung jawabnya juga seragam dengan direktur pelaksana. 

Oh iya, kamu perlu tahu di perusahaan konvensional ada beberapa posisi direktur yang berbeda seperti direktur personalia, direktur keuangan, direktur operasional, dan direktur pelaksana.

Direktur pelaksana memiliki tanggung jawab untuk menangani aspek operasi organisasi seperti merekrut karyawan, mengawasi perkembangan perusahaan, memperbaharui anggota dewan direksi tentang operasi perusahaan, mengontrol dan mengalokasikan sumber daya perusahaan, memberikan saran perbaikan kepada direksi, dan menawarkan arah strategis.

Sedangkan tanggung jawab dari seorang chief executive officer adalah memiliki tanggung jawab untuk mengawasi anggaran perusahaan, menetapkan arah strategis perusahaan, memimpin perusahaan, menetapkan tujuan pendapatan dan produktivitas, mewakili citra publik perusahaan, dan meninjau sekaligus menganalisis perubahan ekonomi dan industri sebuah perusahaan.

Apapun istilah dan perbedaan terhadap CEO dan direktur, kedua posisi ini tetap harus memiliki keterampilan yang sesuai, terutama dalam kepemimpinan dan kemampuan organisasi karena kedua posisi tersebut memiliki tanggung jawab terhadap berkembangannya perusahaan.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again