1. DScovery

Apa Itu BI Fast? Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Daftar Banknya

Salah satu infrastruktur pembayaran nasional adalah BI Fast. Lalu apa perbedaannya dengan alat pembayaran lainnya?

Di zaman sekarang, banyak orang melakukan transaksi perbankan, mulai dari menarik uang di ATM, membayar tagihan, hingga transfer dari ponsel. Dunia perbankan terus melakukan berbagai inovasi untuk membuat transaksi lebih mudah bagi masyarakat. Salah satunya adalah kehadiran BI Fast dan realtime online, yang sering dianggap sebagai satu dan sama. Bank Indonesia (BI) akhirnya mengumumkan BI Fast secara resmi pada akhir 2021. Sejak adanya layanan ini, masyarakat lebih sering menggunakan transaksi online real-time. Baik BI Fast maupun real-time online dapat dianggap sebanding dan mendukung transaksi yang efektif dan aman. 

Apa Itu BI Fast?

Menurut situs web Bank Indonesia, BI-FAST, juga dikenal sebagai BI Fast, adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional yang memungkinkan pembayaran ritel dilakukan secara instan, aman, dan efisien. Infrastruktur BI Fast dibuat oleh Bank Indonesia untuk memenuhi permintaan masyarakat akan layanan transfer dana yang lebih cepat, tepat, dan tersedia setiap saat.

BI Fast, yang resmi diluncurkan pada 21 Desember 2021, sudah memiliki 106 anggota yang terdiri dari bank swasta dan daerah. Pada dasarnya, BI Fast adalah modernisasi dari Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), yang tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Secara bertahap, layanan SKNBI akan dialihkan ke BI Fast.

Manfaat BI Fast

  • Transaksi dapat dilakukan kapan saja selama 24 jam sehari.
  • Melayani berbagai metode pembayaran secara menyeluruh
  • Seluruh keamanan transaksi, termasuk deteksi penipuan dan Anti-Money Laundering (AML) serta Countering Financing of Terrorism (CFT).
  • Alamat proxy sebagai pengganti nomor rekening membuat transaksi lebih mudah. Klien dapat menggunakan nomor HP atau alamat email sebagai alamat proxy.

Tujuan BI Fast

Infrastruktur BI Fast berfungsi untuk berbagai tujuan, seperti:

  • Mendukung penggabungan sistem pembayaran nasional dan integrasi ekonomi keuangan digital dari ujung ke ujung.
  • Sebagai organisasi yang digerakkan oleh bangsa, PBI Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP) dan PBI Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) mengikuti prinsip Peraturan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (PBI) yang CEMUMUAH: cepat, murah, mudah, aman, dan andal.
  • selaras dengan kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan Bank Indonesia.

Daftar Bank yang Menggunakan Fitur BI Fast

Batch 1

  • Bank BCA Syariah
  • Bank Central Asia
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank CIMB Niaga UUS
  • Bank Citibank NA
  • Bank Danamon Indonesia
  • Bank Danamon Indonesia UUS
  • Bank DBS Indonesia
  • Bank Mandiri
  • Bank Mega
  • Bank Negara Indonesia
  • Bank OCBC NISP
  • Bank Permata
  • Bank Permata UUS
  • Bank Rakyat Indonesia
  • Bank Sinarmas
  • Bank Syariah Indonesia
  • Bank Tabungan Negara
  • Bank Tabungan Negara UUS
  • Bank UOB Indonesia
  • Bank Woori Saudara Indonesia 1906

Batch 2

  • Allo Bank Indonesia
  • Bank Digital BCA
  • Bank Ganesha
  • Bank HSBC Indonesia
  • Bank Ina Perdana
  • Bank KEB Hana Indonesia
  • Bank Mandiri TAspen
  • Bank Maspion Indonesia
  • Bank Mestika Dharma
  • Bank Multi Arta Sentosa
  • Bank Nationalnobu
  • Bank Pos Indonesia
  • Bank Pembangunan Daerah Bali
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah USS
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur UUS
  • Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur
  • Bank Pembangunan Daerah Papua
  • Bank Sahabat Sampoerna
  • Bank Sinarmas UUS
  • Kustodian Sentral Efek Indonesia

Batch 3

  • Bank Artha Graha Internasional
  • Bank Bumi Arta
  • Bank DKI
  • Bank DKI UUS
  • Bank Jago
  • Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Syariah
  • Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri
  • Bank Raya Indonesia

Batch 4

  • Bank BTPN
  • Bank Capital Indonesia
  • Bank CTBC
  • Bank ICBC Indonesia
  • Bank Index Selindo
  • Bank Jago UUS
  • Bank Jasa Jakarta
  • Bank Mayapada
  • Bank Mayora
  • Bank Muamalat
  • Bank Nagari UUS
  • Bank Neo Commerce
  • Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta UUS
  • Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat
  • Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat UUS
  • Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan
  • Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan UUS
  • Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat
  • Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Bangka Belitung
  • Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Bangka Belitung UUS
  • Bank Seabank
  • Maybank Indonesia
  • Maybank Indonesia UUS
  • MNC

Batch 5

  • Standard Chartered Bank
  • MUFG Bank
  • BPD Jambi
  • BPD Jambi UUS
  • BPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
  • BPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat UUS
  • BPD Sumatera Utara
  • BPD Sumatera Utara UUS
  • BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
  • BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara UUS
  • Bank Aceh Syariah
  • BPD Bengkulu
  • BPD Kalimantan Tengah
  • BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo
  • BPD Sulawesi Tenggara
  • BPD Maluku dan Maluku Utara
  • BPD Banten
  • BPD Nusa Tenggara Barat Syariah 
  • Bank Mega Syariah
  • Bank OCBC NISP UUS (mulai 19 Desember 2022) 
  • Bank BTPN Syariah
  • Bank Aladin Syariah 
  • Bank QNB Indonesia
  • Bank Victoria Internasional
  • Bank Resona Perdania
  • Bank IBK Indonesia Konstruksi
  • Bank China
  • Bank Tiongkok
  • Bank America NA

Demikianlah tadi informasi mengenai BI Fast. Sekarang kamu sudah paham kan dengan alat pembayaran yang satu ini?

{$categories[0]['slug']}