StartupMisc

'Balon Wi-Fi' Google Project Loon Mengudara di Wilayah Indonesia

Apa jadinya jika kita bisa mengakses internet via jaringan Wi-Fi yang dipancarkan oleh router yang tengah asik mengudara? Itulah konsep yang ingin ditawarkan oleh Project Loon, sebuah proyek eksperimental dari raksasa internet Google.

Apakah Project Loon itu sebenarnya? Sederhananya, Google menempatkan router Wi-Fi di dalam sebuah balon udara. Balon udara tersebut kemudian terbang dengan ketinggian 18 - 27 km di atas bumi, tepatnya di lapisan stratosfer yang tidak mengganggu jalannya lalu lintas penerbangan komersial.

Misi yang dituju Project Loon adalah berkeliling mengunjungi kawasan-kawasan terpencil di dunia yang masih kesulitan mendapat akses internet. Google bekerja sama dengan banyak perusahaan telekomunikasi untuk menyediakan akses internet bagi warga di kawasan-kawasan tersebut.

Info menarik: Bantu Perjuangan Dokter di Afrika, Google Buatkan Tablet Anti Ebola

Pengujian Project Loon sebenarnya sudah mulai berlangsung sejak pertengahan tahun 2013. Sejumlah 30 balon dilepas dari Selandia Baru, lalu menyebar ke daerah-daerah lain. Dalam waktu sekitar satu setengah tahun, Project Loon sudah dua kali melintas di wilayah udara Indonesia.

Berdasarkan pantauan KompasTekno dengan bantuan aplikasi Flightradar 24, Project Loon pertama didapati melintasi Indonesia pada tanggal 11 Juli 2014, tepatnya di atas area sekitar Bandar Lampung, dan terus bergerak menuju arah timur.

Lintasan Project Loon di Indonesia. Sumber: KompasTekno

Kedatangan Project Loon ke Indonesia kali kedua terjadi belum lama ini, tepatnya pada tanggal 22 Maret kemarin. Memanfaatkan data dari Flightradar 24, KompasTekno mengamati bahwa Project Loon terbang melintasi Pulau Sulawesi menuju Laut Jawa, dan terus bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 37 knot.

Info menarik: Google Hadirkan Hasil Karya Seni di Android Wear Lewat Street Art

Lalu apa manfaat Project Loon bagi masyarakat jika layanan ini bisa digunakan di tanah air? Apalagi kalau bukan jaringan Wi-Fi gratis, dengan kecepatan koneksi internet setara jaringan LTE dan jangkauan sekitar 40 km dalam ukuran diameter – sebagai pembanding, kota Jakarta Pusat memiliki luas wilayah ± 50,2 km².

Hingga kini masih belum diketahui kapan Project Loon akan beroperasi secara resmi. Namun ke depannya, Project Loon akan terus dikembangkan agar dapat memutari Bumi dan memberikan akses internet secara cuma-cuma bagi warga di kawasan-kawasan yang masih terputus dari jagat internet, termasuk halnya beberapa daerah di Indonesia.

Gambar header: Google+ Project Loon.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again