1. Startup

Toko Online, Restoran, dan Komunitas Adalah Fokus Pasar LINE@ di Indonesia

LINE@ juga telah menjalin kerja sama dengan layanan pengiriman barang SICEPAT

Setelah resmi diperkenalkan secara global beberapa waktu lalu, tak butuh waktu lama bagi layanan LINE@ untuk dirilis secara resmi di tanah air. Di Indonesia, layanan LINEat (LINE@) sendiri berusaha untuk membidik pelaku bisnis kelas kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan kualitas pemasarannya melalui solusi digital.

E-Commerce Manager LINE Indonesia Fanny Verona mengatakan:

"LINE@ dimaksudkan menjadi game changer di antara para pengusaha UKM, terutama yang menyandarkan bisnis mereka di platform online. [...] Kami berharap layanan terbaru kami ini dapat menjadi katalisator bagi wirausahawan generasi baru Indonesia untuk lebih mengembangkan semangat berwirausaha."

Terkait dengan penggunaannya di Indonesia, ada tiga kategori utama, di samping 29 kategori yang tersedia,  yang menjadi fokus bisnis dari LINE@ ini. Ketiga fokus tersebut adalah Toko Online, Restoran dan Kafe, dan Komunitas. Hal ini tak lepas dari pengguna LINE@ di Indonesia yang masih di dominasi oleh tiga kategori tersebut.

"Di Indonesia, saat ini pengguna LINE@ masih di dominasi oleh online shop yang mencapai 40 persen. Diikuti dengan Restoran sebesar 30 persen dan sisanya ke arah komunitas-komunitas sebesar 30 persen," kata Fanny.

Toko Online

Fanny mengatakan, "Salah satu target kita itu adalah online shop. Pada dasarnya online shop itu sangat besar (potensinya) di Indonesia. Untuk bisnis ini, LINE@ mengunggulkan fitur broadcast message untuk membantu promosi para pelaku bisnis online shop ini"

Untuk online shop, LINE@ mencoba menjembatani komunikasi antara penjual dan pembeli. Selain fitur broadcast message, ada juga fitur percakapan one-on-one yang memungkinkan akun LINE@ online shop dapat terlibat obrolan langsung dengan konsumennya. Untuk mengakomodir manajemen yang lebih baik, dalam satu akun di LINE@, pihak LINE mengizinkan toko online membuat hingga 100 subadmin untuk membalas pertanyaan pelanggan.

Selain itu, demi memberikan kenyamanan kepada pemilik bisnis online dan juga konsumennya, LINE@ juga telah menjalin kerja sama dengan SICEPAT. SICEPAT adalah perusahaan pengantaran barang yang mefokuskan diri untuk layanan e-commerce. Layanan SICEPAT juga memberikan kemudahan untuk melacak status pengiriman barang dengan memberikan pesan berisi resi langsung kepada konsumen.

Restoran dan Kafe

Di Indonesia bisnis restoran dan kafe sudah sangat menjamur. Meskipun demikian, bisnis ini sering tekendala terkait dengan promosi-promosinya. Terkait dengan hal tersebut, LINE@ mencoba menjembataninya dengan menghadirkan konsep O2O, dimana LINE@ menjadi media untuk berpromosi secara online.

Untuk restoran dan kafe sendiri, LINE@ menyematkan fitur Coupon yang menjadi unggulan. Jadi, restoran dan kafe dapat menyebarkan kupon online ke semua followers mereka di akun LINE@ masing-masing. Dengan demikian, followers dapat lebih mudah mengetahui adanya promosi di tanggal-tanggal tertentu.

"Untuk konsep restoran kita menghadirkan konsep O2O, dimana kita memberikan jalur baru bagi mereka untuk berpromosi melalui jalur online. Fitur yang diunggulkan untuk kategori ini adalah kupon." ujar Fanny.

Komunitas

Pihak LINE juga sadar, selain pasar online shop dan restoran, komunitas juga memiliki potensi yang cukup besar di Indonesia. Meskipun demikian, komunikasi internal dalam komunitas terkadang dapat menjadi masalah yang cukup memusingkan, seperti saat menentukan tempat dan waktu untuk bertemu misalnya. Untuk menjembatani hal tersebut, LINE@ mengunggulkan fitur Survey dan Polling yang disematkan dalam aplikasi.

"Admin tinggal menyebar kuesioner dalam periode tertentu untuk menentukan waktu dan tempat ketemuan, nanti hasilnya dapat diunduh dan dilihat." ujar Fanny.

Selain fitur tersebut, LINE@ juga memiliki fitur Greeting yang ditujukkan untuk menjelaskan ketentuan komunitas saat ada anggota baru yang bergabung. Jadi saat anggota baru tersebut bergabung, ia dapat melihat informasi lengkap terkait dengan aturan komunitasnya.