Listicles

9 Contoh CV Lamaran Kerja ke Perusahaan Startup dan Tips Membuatnya

Beberapa contoh CV lamaran kerja yang bisa kamu tiru jika kamu punya rencana melamar ke perusahaan startup

Kalau bekerja di startup merupakan impianmu, maka kamu perlu strategi jitu agar bisa melewati tahapan seleksi satu per satu. Hal pertama yang harus kamu siapkan adalah membuat Curriculum Vitae (CV) yang baik dan menarik. Berkas itulah yang akan dilirik pertama kali oleh perekrut pekerjaan.

Maka dari itu, dibutuhkan cara yang tepat untuk menulis CV agar menonjol dari kandidat lainnya. Saat ini, sudah banyak contoh CV lamaran kerja di internet, di antaranya akan jadi bahasan kita di artikel ini.

Banyak orang mencari contoh CV lamaran kerja yang singkat. Padahal, CV tak cukup dengan informasi singkat, tetapi harus disusun dengan strategi penyusunan informasi yang baik. Ini dilakukan agar perekrut tertarik membaca CV-mu sekaligus dapat meloloskanmu pada seleksi tahap awal.

Tetapi sebelum memilah CV yang benar, kamu harus tahu terlebih dahulu definisi CV dan apa aspek-aspek yang harus diperhatikan untuk menulis CV.

Apa Itu CV?

Kepanjangan CV, curriculum vitae berasal dari Bahasa Latin yang artinya perjalanan hidup saya. Dari situlah, CV dikatakan sebagai informasi riwayat hidup seseorang.

Dalam konteks pekerjaan, CV merupakan berkas yang berisi rangkuman informasi terkait identitas diri sekaligus rekam jejak hidup kamu, mulai dari riwayat pendidikan hingga pencapaian. CV digunakan perekrut untuk menilai kemampuan dan kredibilitas kamu terhadap pekerjaan yang kamu lamar.

Penulisan CV yang benar dapat membantumu meyakinkan perekrut bahwa kamulah kandidat yang layak di posisi tersebut. Terlebih, banyaknya peminat pelamar kerja di startup yang menjanjikan. Karenanya, kamu harus memasukkan aspek-aspek penting untuk membuat CV yang benar.

Aspek Penting yang Harus Ada dalam CV

Membuat CV harus baik dan menarik. Baik dalam artian, dapat menyampaikan identitas diri secara jelas dan padat. Makanya, sebisa mungkin buat CV dalam satu halaman. Misalnya, mencantumkan pendidikan dalam 4-5 tahun terakhir. Atau hanya memasukkan pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang ditawarkan. Bisa juga menambahkan link portofolio untuk membuktikan skill yang kamu miliki.

Sedangkan menarik, artinya CV harus dibuat dengan tampilan yang menunjukkan kesan tertentu. Itu bertujuan agar perekrut melirik CV kamu. Misalnya, dengan menunjukkan kemampuan desain dengan membuat CV yang kreatif. Atau dengan menyuguhkan tampilan sederhana dan mudah dibaca.

Yang terpenting, jangan lupa untuk memasukkan aspek-aspek wajib ini ke dalam CV kamu, yaitu:

1. Identitas Diri

Informasi ini terdiri atas nama lengkap, nomor handphone yang bisa dihubungi, alamat rumah, dan alamat email. Kamu juga bisa menambahkan foto diri agar perekrut dapat mengenali wajahmu. Kamu juga boleh menambahkan identitas di media sosial profesional, seperti profil LinkedIn.

Deskripsi singkat tentang dirimu juga penting untuk ditampilkan, misalnya soal ketertarikanmu terhadap sesuatu. Bisa juga berfungsi untuk menegaskan karakter dan pengalaman atau menyampaikan branding personal yang kamu miliki.

2. Riwayat Pendidikan

Pelamar kerja sering mencantumkan pendidikan dari SD bahkan TK. Sebenarnya, informasi ini tidak dibutuhkan. Perekrut hanya akan memperhatikan riwayat pendidikan dalam 4-5 tahun terakhir. Jadi, sebaiknya masukkan riwayat pendidikan dari SMA/SMK sampai universitas saja. Atau kalau kamu memiliki titel S2, maka masukkan universitas S1 dan S2 saja.

3. Skill atau Kemampuan

Informasi ini berisi tentang keterampilan apa saja yang bisa kamu kerjakan. Akan lebih baik jika kamu memberi penilaian seberapa jago kamu mengerjakan keterampilan tersebut. Selain dapat menunjukkan tingkat kemampuanmu pada perekrut, penilaian tersebut juga akan memperlihatkan bahwa kamu bisa melakukan self-assesment.

Di bagian ini, kamu dapat memasukkan hard skill maupun soft skill.Hard skill biasanya didapat dari pendidikan, pelatihan khusus, atau belajar otodidak seperti menulis, membuat desain dan menggunakan aplikasi desain, akuntansi, data entry, dll.

Sedangkan, soft skill cenderung kepada karakteristik dan kemampuan sosial seseorang seperti kerjasama tim, kemampuan komunikasi, dll. Di poin ini, sebaiknya kamu memasukkan kemampuanmu beradaptasi dengan lingkungan serba cepat, salah satu hal paling kondang di ekosistem startup.

Banyak startup cenderung belum memiliki sistem kerja yang tetap. Hal itu membuat pekerja startup berjalan dari deadline ke deadline. Kenyataan ini membuat kamu, mau nggak mau harus bisa beradaptasi dengan lingkungan serba cepat.

4. Pengalaman Kerja

Di bagian ini, kamu dapat memasukkan pengalaman kerja seperti magang, relawan, panitia acara, paruh waktu, sampingan, hingga pekerja tetap. Kalau kamu punya pengalaman banyak, tidak usah memasukkan semuanya.

Pilih pengalaman yang relevan saja dengan posisi yang kamu lamar. Jangan lupa juga untuk memberi sedikit ringkasan tentang kegiatan dan tanggung jawab kamu selama menjalani kegiatan tersebut.

5. Informasi Tambahan

Bagian ini akan menjadi penting ketika kamu merasa perlu membuktikan kepada perekrut bahwa pengetahuan dan kemampuanmu telah diakui. Misalnya dengan mencantumkan prestasi, sertifikasi, link portofolio, dan link website personal. Informasi ini juga penting bagi kamu yang belum memiliki pengalaman kerja yang cukup, seperti fresh graduate.

Contoh CV Lamaran Kerja yang Baik

Dari aspek-aspek tersebut, mari kita coba mengaplikasikan CV yang baik untuk melamar ke perusahaan startup! Perhatikan contoh isi CV yang baik seperti di bawah ini.

1. Identitas Diri

Nama Lengkap: Joseph Widiyanto No. Hp: 081234567890 Alamat Rumah: Jl. Pegangsaan Timur No. 76. Sleman, Yogyakarta Email: josephwidiyanto@gmail.com Profil LinkedIn: Joseph Widiyanto

Deskripsi Singkat: Saya merupakan seorang social media specialist yang berpengalaman memegang akun-akun media sosial dengan jumlah pengikut puluhan hingga ratusan ribu. Saya juga seseorang yang menguasai yang cepat belajar terhadap hal baru, menyukai tantangan, dan memperhatikan detail.

2. Riwayat Pendidikan

SMA Kolese De Britto (2014-2017) UPN Yogyakarta, Ilmu Komunikasi (2017-2021) GPA: 3,50 Peminatan Advertising

3. Skill

Desain Grafis: 90 persen Perencanaan Konten: 85 persen Penulisan Konten: 75 persen Design Thinking: 85 persen Creative Thinking: 75 persen Kerjasama Tim: 85 persen Komunikasi Personal: 87 persen Adaptif dengan Lingkungan Serba Cepat: 76 persen

4. Pengalaman Kerja

a. Magang di Pemprov Jateng dan memegang akun media sosial Ganjar Pranowo

Merencanakan konten, membuat caption konten, membuat desain konten, dan berkoordinasi dengan tim Public Relations dan tim terkait.

b. Part-time di Media Sosial Tirto.id

Membuat isi infografik berita, membuat desain infografik, membuat caption postingan di Instagram

5. Informasi Tambahan

Prestasi

  • Juara 1 Lomba Desain Grafis Pekan Komunikasi UI 2018
  • Juara 2 Lomba Konten Media Sosial Epicentrum Unpad 2019

Link Website Personal

Berisi portofolio berbagai desain yang sudah pernah dikerjakan

Contoh CV Lamaran Kerja untuk Fresh Graduate

Setelah mengetahui aspek penting dan contoh isi CV yang baik seperti di atas, sekarang waktunya kamu untuk membuat CV versimu sendiri. Kalau masih bingung cara mengaplikasikannya, kamu bisa menengok contoh-contoh di bawah ini.

Biasanya, orang-orang yang masih kebingungan membuat CV dengan baik dan menarik adalah fresh graduate. Bagi kamu fresh graduate yang butuh inspirasi membuat CV yang menarik, coba lihat contoh CV ini.

(Sumber: Canva.com)

CV tersebut terlihat simpel namun isinya straightforward dan tidak bertele-tele. Pelamar mencantumkan pengalaman-pengalaman yang relevan saja dengan posisi pekerjaan yang akan dilamar.

Pelamar juga memasukkan website personal untuk menambah validasi atas kemampuan menulisnya. Secara tampilan, desain yang digunakan sangat sederhana dengan mengkombinasikan dua warna saja.

(Sumber: Canva.com)

Jika kamu belum memiliki pengalaman kerja, kamu bisa menggantinya dengan pengalaman organisasi. Kamu juga bisa menambahkan pencapaian yang kamu raih selama berkuliah. Kedua hal tersebut akan membantu perekrut mempertimbangkan soft-skill yang kamu miliki.

(Sumber: Canva.com)

Di dalam CV yang satu ini, pelamar memasukkan skala skill-skill yang dimilikinya. Hal ini penting untuk menunjukkan tingkat kemampuan kamu terhadap skill tertentu.

Misalnya, pada CV di atas, pelamar menilai kemampuan ilustrasinya berada di skala 78 persen. Skala tersebut akan membantu perekrut mempertimbangkan kemampuan ilustrasimu dengan kandidat lain.

Contoh CV Lamaran Kerja untuk Lulusan SMK

Persaingan kerja di perusahaan startup memang ketat. Terlebih, kalau kamu merupakan lulusan SMK. Seringkali lulusan ini diremehkan kemampuannya.

Namun, jangan takut kalah dengan kandidat berpredikat sarjana. Pastinya ada cara untuk menyiasati agar kamu masuk ke tahapan selanjutnya.

Cara paling tepat untuk membuat CV yang baik bagi lulusan SMK adalah dengan menonjolkan keahlian profesional yang kamu miliki. Contohnya seperti CV di bawah ini.

CV tersebut memperlihatkan bahwa keahlian profesional menjadi highlight dilihat dari tata letaknya. Siasat ini akan sangat berguna bagi kamu lulusan SMK untuk menunjukkan skill yang dimiliki selama menempuh penjurusan di SMK.

Kamu juga bisa menambahkan pelatihan dan seminar yang pernah kamu hadiri. Gunanya, tentu saja  untuk memberi pembuktian terhadap kemampuanmu.

Selain keahlian, kamu juga bisa meletakkan berbagai pengalamanmu di halaman utama seperti contoh CV di atas.

Jadikan pengalaman tersebut sebagai hal yang patut dipertimbangkan oleh perekrut. Jangan ciut hanya karena kamu lulusan SMK. Kamu juga bisa membuat CV yang “berbobot” dengan pengalamanmu.

Kalau kamu belum memiliki pengalaman yang cukup, jangan khawatir. Kamu bisa menggunakan kombinasi minat dan skill, tentunya harus relevan dengan posisi yang kamu lamar. Ini menjadi alternatif terbaik ketika kamu masih minim pengalaman dan hanya pernah mengikuti beberapa pelatihan.

Kalau kamu dari penjurusan bahasa, kamu bisa menambahkan bahasa apa saja yang kamu kuasai. Jangan lupa tambahkan fluency atau kelancaran kamu menggunakan bahasa tersebut agar bisa semakin meyakinkan perekrut.

Contoh CV Lamaran Kerja yang Menarik

Komposisi isi CV yang baik sudah dibahas secara gamblang. Nah, sekarang waktunya kamu mengaplikasikan langkah-langkah membuat CV yang menarik. Kalau kamu masih bingung dan butuh inspirasi CV, simak baik-baik contoh CV berikut.

CV tersebut sangat menonjol dari segi tata letak dan pilihan warnanya. Sesuai dengan keahlian pelamar yaitu ilustrasi dan desain grafis, ia tak menyia-nyiakan untuk “menyulap” CV-nya. Kalau kamu salah satu yang memiliki keahlian tersebut, jangan ragu buat unjuk gigi ya!

Membuat CV menarik tak perlu muluk-muluk. Terlihat berbeda dari yang lain itu sudah cukup. Seperti CV di atas contohnya. Hanya menggunakan kombinasi warna yang lembut dan elegan sekaligus tata letak yang unik membuat CV tersebut terlihat menarik.

Gunakan Referensi CV Modern

Seiring berkembangnya teknologi, kamu bisa menemukan berbagai contoh CV di internet. Contoh-contoh di atas dipilih atas standar kekinian yang digunakan banyak orang. Maka dari itu, agar tetap up-to-date, jangan menggunakan format CV yang sudah usang.

Format CV yang usang seperti penggunaan a,b,c, atau 1,2,3 untuk mengurutkan isi CV. Hindari juga menulis CV dengan menonjolkan biodata yang tak perlu seperti tempat dan tanggal kelahiran, jenis kelamin, status pernikahan, dll. Selain itu, CV dengan format usang biasanya menggunakan pas foto.

Misalnya seperti contoh CV di bawah ini.

(Sumber: Bergaya.id)

Sebaiknya, hindari format tersebut dan mulai menggunakan referensi CV modern. Berbagai contoh CV modern sendiri bisa kamu temukan di internet, termasuk pada berbagai contoh yang sudah dibahas di atas.

Selalu ingat bahwa bentuk CV-mu merepresentasikan karakter dirimu. Ketika perekrut menemui format CV usang, sudah pasti tidak akan dilirik lagi karena dianggap ketinggalan zaman. Selain itu, keberadaan perusahaan startup sendiri identik dengan kemajuan zaman.

Apa jadinya kalau kamu melamar dengan CV seperti itu? Sudah pasti out duluan bukan? Makanya, pastikan kamu menggunakan referensi-referensi CV terkini agar kamu dapat bersaing dengan kandidat lainnya.

Tips Umum Membuat CV yang Menarik

Membuat CV yang baik belum cukup. Bisa jadi, CV yang sudah kamu susun dengan baik itu terlihat membosankan karena tak diberi sentuhan desain yang bagus. Kemungkinan karena tata letak yang kurang rapi, desain yang terlalu sederhana atau bahkan berlebihan.

Karenanya, kamu harus bisa membuat CV yang menarik. Nah, kamu bisa mengikuti tips-tips ini bawah ini biar CV-mu dapat menarik mata perekrut!

  • Gunakan desain yang menunjukkan kebolehan dan karaktermu biar CV-mu standout dan tidak monoton. Kalau kamu jago di bidang desain, tunjukkanlah dengan keunikan desain yang kamu miliki. Kalau kamu adalah seseorang yang to-the-point, berilah kesan desain yang ringkas dan jelas.
  • Saat ini, tampilan rapi menjadi standar umum membuat CV. Maka, pilihlah desain minimalis dengan pilihan font yang simpel dan mudah dibaca.
  • Kamu bisa menggunakan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, namun tetap gunakan tata bahasa dan ejaan yang benar.
  • Pilih penggunaan kalimat dan diksi yang efektif dan jelas.
  • Kombinasikan maksimal tiga warna agar terlihat menarik dan tidak berlebihan.
  • Kalau kamu tak mahir membuat desain, jangan khawatir. Kamu bisa gunakan bantuan contoh CV di platform desain untuk mewujudkan selera desainmu. Sudah banyak aplikasi desain yang bisa kamu gunakan secara gratis, meski di beberapa contoh harus berbayar seperti Canva, Zety, Novoresume, Resume Genius, dan Kickresume.
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter