Kesepakatan Jangka Panjang Emtek dan Blackberry

Kesepakatan Jangka Panjang Emtek dan Blackberry

Telah memiliki tim khusus di Waterloo, Mississauga dan Otawa di Kanada serta Singapura, Jakarta, Uni Emirat dan Afrika Selatan
Penjelasan Emtek Tentang Kemitraan Jangka Panjang dengan BlackBerry / Technobuffalo
Penjelasan Emtek Tentang Kemitraan Jangka Panjang dengan BlackBerry / Technobuffalo

Hari ini secara resmi CEO KMK Online Adi Sariaatmadja menyampaikan penjelasannya tentang kemitraan jangka panjang Emtek dengan Blackberry. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa kesepakatan antara BBM dan Emtek bernilai $207,5 juta (sekitar Rp 2,7 triliun) selama 6 tahun ke depan. Berita tersebut kemudian dicoba untuk dikoreksi oleh Adi mewakili Emtek dan juga BBM.

“Pertama ada kesimpangsiuran berita terkait istilah yang digunakan dalam perjanjian tersebut, yang dilaporkan bernilai $207,5 juta untuk jangka waktu enam tahun. Hal tersebut memberi kesan seolah-olah kemitraan ini akan berakhir setelah enam tahun dan tidaklah tepat,” kata Adi dalam rilisnya kepada DailySocial.

Dalam rilis tersebut tidak disebutkan berapa lama kesepakatan waktu antara Blackberry dengan Emtek, namun demikian Adi menegaskan kedua perusahaan melihat kesempatan besar untuk menumbuhkan bisnis konsumen BBM tidak hanya di Indonesia namun juga secara global.

Selain memanfaatkan fitur yang ada dalam channel yang ada, di BBM juga bisa dinikmati konten milik Emtek dengan sumber utama dari Vidio, platform video streaming dan konten milik Emtek.

Hal lain yang juga disinggung oleh Adi Sariaatmadja adalah mengenai kepemilikan 100 persen yang dikabarkan sepenuhnya dimiliki oleh Emtek. Dalam hal ini Adi menegaskan bahwa lisensi untuk perangkat lunak BBM beserta hak milik intelektualnya (IP) memang benar telah dimiliki oleh Emtek, untuk selanjutnya Emtek akan mengoperasikan platform tersebut untuk konsumen di Indonesia, di sisi lain Blackberry juga akan terus mengembangkan melalui BBM Protected.

“Banyak bisnis skala kecil di Indonesia memanfaatkan BBM untuk berkomunikasi dengan pelanggan mereka. Setelah kami menambahkan fitur pembayaran tidak ada yang tidak dapat kami lakukan. BBM saat ini telah menjadi aplikasi lebih berguna bagi merchant offline,” kata Adi.

Melalui KMK Online saat ini telah dibentuk unit konten digital milik Emtek untuk mengoperasikan BBM.

“Kami telah mendirikan sebuah kantor di Toronto agar kami dapat bekerja sama secara intensif dengan Blackberry. Kami juga memiliki tim di Waterloo, Mississauga dan Otawa di Kanada serta Singapura, Jakarta, Uni Emirat dan Afrika Selatan. Jelas bahwa kami tidak akan hengkang hanya setelah beberapa tahun,” kata Adi.

Tentunya masih banyak rencana yang akan diterapkan oleh KMK Online untuk mengembangkan BBM di Indonesia, mulai dari menghubungkan pengguna dengan merchant, mengombinasikan gudang data dan meningkatkan kemampuan kecerdasan artifisial (AI) untuk menyediakan konten BBM bagi pengguna. Namun yang paling penting adalah menciptakan ekosistem mobile yang sempurna.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Berita
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…