Categories

Interview

Bukalapak Resmikan Logo Baru

Disebut menggambarkan Bukalapak yang lebih fleksibel dengan visi membangun sistem ekonomi yang dilandasi teknologi

Prayogo Ryza - 31 March 2020

Bukalapak resmi menggunakan logo baru. Penggunaan logo baru ini hanya berselang sekitar tiga bulan sejak tampuk pimpinan perusahaan dialihkan dari Co-Founder ke seorang profesional. Dengan wajah barunya ini, pihak Bukalapak berharap bisa memberikan manfaat ke lebih banyak orang dengan fitur dan teknologi yang ada di dalam ekosistem mereka.

Kepada DailySocial, tim Bukalapak menceritakan inisiatif rebranding ini sudah lama dipersiapkan. Di usianya yang ke-10 ini, Bukalapak masih tetap sama, berusaha membantu menaikkan taraf hidup pengguna di dalam ekosistemnya.

“Untuk itu kami bertransformasi menjadi kekuatan baru yang akan siap berjalan bersama pengguna kami apa pun situasinya. Kami ingin terus #BikinAsik hidup pengguna kami, apa pun latar belakang keadaan ekonominya agar terus bisa memiliki pilihan yang lebih baik dalam menjalani hidup dengan cara yang menyenangkan. Karena kami percaya semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik bagi diri mereka dan keluarga,” ungkap juru bicara Bukalapak.

Simbol baru, perjalanan baru

Desember silam perusahaan mengumumkan hadirnya Rachmat Kaimuddin sebagai CEO baru. Rachmat, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan Bank Bukopin, diharapkan mampu melanjutkan perjalanan Bukalapak, salah satunya memperkuat peran perusahaan dalam mendukung UKM Indonesia.

Pihak Bukalapak menyebutkan ada 4 makna yang terkandung dalam logo baru perusahaan: Keseruan, Asik, Kekuatan, dan Bukalapak. Makna logo baru Bukalapak ini menggambarkan bahwa Bukalapak siap menjadi sebuah platform yang menjawab semua kebutuhan penggunanya baik untuk mendapatkan sesuatu atau menjual sesuatu.

Di Indonesia sendiri Bukalapak masih menjadi salah satu platform e-commerce populer, baik dari segi kunjungan maupun variasi fitur. Salah satu layanan Bukalapak yang menjadi sorotan adalah Mitra Bukalapak.

Menurut data perusahaan, disebutkan 3,3 juta warung seluruh Indonesia telah masuk dalam ekosistem Bukalapak. Mitra Bukalapak adalah aplikasi yang khusus dikembangkan untuk mentransformasikan warung, tidak hanya sebagai sarana menjual produk digital tetapi juga membantu warung mengelola bisnisnya.

“Misi kami Fair Economy for All. Kami memiliki visi sebuah sistem ekonomi yang dilandasi teknologi dimana semua orang dari berbagai taraf kehidupan mempunyai pilihan dan kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dari hidup,” ujar tim Bukalapak.

Application Information Will Show Up Here

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter