Resmikan Kehadirannya di Jakarta, WeWork Bangun Dua Coworking Space

Resmikan Kehadirannya di Jakarta, WeWork Bangun Dua Coworking Space

Bertempat di Revenue Tower kawasan SCBD dan Sinarmas MSIG Tower, mulai beroperasi kuartal ketiga 2018
Managing Director WeWork Asia Tenggara Turochas “T” Fuad  / DailySocial
Managing Director WeWork Asia Tenggara Turochas “T” Fuad / DailySocial

Fokus pada ekspansi layanan, WeWork yang merupakan coworking space asal Amerika Serikat meresmikan kehadirannya di Indonesia. Coworking space WeWork yang saat ini telah tersebar di 242 lokasi, 71 kota dan di 21 negara di seluruh dunia, secara khusus menyiapkan investasi sebesar $500 juta untuk ekspansinya di Asia Tenggara dan Korea.

Khusus untuk Indonesia, WeWork langsung membangun dua coworking space yang terletak di Revenue Tower kawasan SCBD dan Sinarmas MSIG Tower. Kepada media Managing Director WeWork Asia Tenggara Turochas “T” Fuad mengungkapkan, saat ini baru Jakarta yang disambangi oleh WeWork, dan belum ada rencana untuk mendirikan coworking space di luar Jakarta. Rencananya WeWork akan mulai beroperasi berturut-turut pada kuartal ketiga 2018.

“Dengan teknologi dan pilihan layanan yang kami miliki, kami optimis bisa menyediakan tempat kerja yang lengkap untuk startup hingga enterprise.”

Turochas yang juga memiliki coworking space bernama Spacemob, sebuah startup berbasis di Singapura, telah diakuisisi oleh WeWork bulan Agustus 2017 lalu. Tidak disebutkan berapa nilai akuisisi ini. Disinggung apakah adanya kolaborasi, sinergi hingga pergantian nama Spacemob menjadi WeWork, Turochas menegaskan tidak ada perubahan usai akuisisi dilakukan.

“Tidak ada rencana adanya sinergi antara Wework dan Spacemob. Masing-masing berjalan sendiri meskipun saat ini Spacemob sudah diakuisisi oleh Wework,” ungkap Turochas.

Keunggulan lebih WeWork

Mengedepankan kolaborasi dan interaksi bagi para anggota, pendekatan khas WeWork dalam pengelolaan komunitas juga bakal diterapkan di Jakarta. WeWork menyediakan Member Network App untuk berkolaborasi satu dengan yang lain secara virtual di mana WeWork juga mengintegrasikan dengan desain, teknologi, dan komunitas.

Fitur ini juga bisa mendorong pengalaman inklusif para member yang ditambahkan oleh jaringan global WeWork untuk perusahaan yang ingin merambah Indonesia.

Mengklaim tidak ingin bersaing dengan pemain coworking space lokal, Turochas menyebutkan dengan pengalaman dan cabang yang tersebar di berbagai negara, diharapkan bisa menjadi keunggulan dari WeWork. Nantinya bagi anggota WeWork di Indonesia, bisa melakukan pemesanan ketika sedang berada di negara lokasi WeWork berada. Keunggulan tersebut diklaim merupakan keuntungan lebih bagi seluruh anggota WeWork.

“Kami telah memperkerjakan pegawai lokal yang nantinya akan mengelola WeWork di Indonesia,” kata Turochas.

Sudah ada startup hingga korporasi yang bakal menempati coworking space WeWork. Di antaranya adalah Bizzy, Chope, DataOn, PolicyPal, Rekanext, StashAway, dan Wantedly.

Disinggung apakah ada perjanjian khusus dengan Sinarmas, Turochas menyebutkan sejauh ini Sinarmas hanya sebagai landlord dan mitra. Meskipun ada salah satu startup yang didanai oleh Sinarmas yaitu Bizzy, yang akan menempati salah satu ruangan WeWork di gedung Sinarmas.

“Hubungan kami dengan Sinarmas hanya sebagai mitra saja. Nantinya WeWork akan berbagi revenue dengan Sinarmas yang berfungsi sebagai pemilik gedung,” kata Turochas.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Berita
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…