Apa Itu Bank Digital: Pengertian, Keuntungan, Kekurangan, dan Daftar Bank Digital Indonesia

Simak pembahasan terkait dengan pengertian, jenis layanan, keuntungan, kekurangan, dan daftar bank digital di Indonesia ini

Di era melek teknologi ini, banyak sekali layanan transaksi yang bersifat digital. Dewasa ini, kita dapat menemui trading saham online, pembayaran pajak online, dan lain sebagainya. Layanan transaksi digital tidak hanya akan mempermudah jalannya transaksi, akan tetapi juga memberikan efisiensi waktu bagi konsumen.

Salah satu transaksi digital yang sedang berkembang akhir-akhir ini adalah bank digital. Kamu mungkin sudah cukup familier dengan beberapa produk digital dari bank seperti mobile banking, transfer online, dan penarikan uang melalui ATM. Akan tetapi, apakah kamu telah mengetahui terdapat layanan bank yang sepenuhnya berbentuk digital? Bank digital menawarkan berbagai produk serta pelayanan sepenuhnya secara elektronik bahkan pendaftaran rekening pun dapat dilaksanakan secara online

Apakah sebenarnya bank digital itu? Layanan apa yang dapat dilakukan dengan bank digital? Apa sajakah keuntungan dari penggunaan layanan bank digital jika dibandingkan dengan bank konvensional? Simak pembahasan terkait dengan pengertian, jenis layanan, keuntungan, kekurangan, dan daftar bank digital di Indonesia ini ya!

Apa Itu Bank Digital?

Ilustrasi nasabah bank digital sedang melakukan transaksi | Usplash

Bank digital adalah bank yang menyediakan dan melakukan aktivitas bisnisnya melalui saluran elektronik. Bank digital merupakan satu organisasi Berbadan Hukum Indonesia (BHI) yang dapat menjalankan kegiatan usahanya tanpa kantor fisik (selain kantor pusat) atau hanya menggunakan kantor fisik terbatas. Perbankan digital selain merupakan bank baru, juga bisa merupakan bank lama yang melakukan transformasi menjadi bank digital.

Dilansir dari Finder.com, negara Indonesia memiliki persentase orang dewasa yang memiliki rekening digital bank terbanyak kedua setelah negara Brasil. Di tahun 2021, 25% orang dewasa di Indonesia telah memiliki rekening bank digital dan diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun-tahun berikutnya. Hal ini membuktikan bahwa bank digital saat ini popularitasnya sedang naik daun di Indonesia. 

Jenis Layanan Bank Digital

Ilustrasi nasabah bank digital | Pexels

Apa saja layanan yang dapat dilakukan dengan bank digital? Berikut ini adalah beberapa layanan yang dapat kamu lakukan ketika menjadi nasabah bank digital.

Proses Administrasi Pembukaan dan Penutupan Rekening

Ketika menggunakan produk bank konvensional, kita biasanya harus melakukan pembukaan akun dan penutupan rekening dengan datang langsung ke kantor cabang terdekat dari bank tersebut. Jika kamu ingin membuka rekening bank digital, proses pembukaan dan penutupan buku rekening dapat dilakukan sepenuhnya secara daring atau online melalui platform resmi bank.

Dokumen yang perlu untuk calon nasabah persiapkan kurang lebih adalah nomor KTP serta NPWP (jika punya) yang nantinya akan di-upload pada sistem bank digital. Selanjutnya, calon nasabah tinggal menunggu proses verifikasi yang biasanya memakan waktu beberapa hari dan juga sepenuhnya dilakukan secara online. Setoran awal dari pembukaan rekening bank dapat dilaksanakan menggunakan fitur e-banking. Jangan lupa selalu pastikan bahwa kamu mendaftar kepada situs maupun aplikasi resmi bank digital yang ingin kamu buat rekeningnya ya!

Transaksi Online

Seperti halnya layanan m-banking maupun i-banking dari bank pada umumnya, bank digital memiliki berbagai fitur untuk memfasilitasi transaksi secara daring. Perbankan digital menerapkan prinsip self service sehingga nasabah dapat melakukan transaksi terkait aktivitas finansial mereka tanpa kehadiran teller atau customer service. Fitur transaksi online ini di antaranya adalah transfer antar bank, pembayaran tagihan –seperti listrik dan air– secara daring, transfer dana ke dompet digital, dan lain sebagainya.

Pengelolaan Keuangan

Fitur menarik lain yang dapat kamu dapatkan jika menggunakan bank digital adalah adanya pengelolaan pos keuangan di mana nasabah akan diberikan rekomendasi atas alokasi pengeluaran yang nasabah miliki. Fitur ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang dimiliki nasabah. Selain itu, bank digital mencatat semua transaksi yang dilakukan oleh nasabah, dengan begitu nasabah dapat melakukan pengecekan pemasukan dan pengeluaran secara rutin.

Nasabah tidak perlu melakukan update buku rekening untuk mengetahui alur kas masuk dan keluar dengan adanya bank digital.

Pelayanan Produk Keuangan

Layanan bank digital juga memberikan kesempatan nasabah untuk menikmati produk perbankan pada umumnya. Produk bank digital yang dapat nasabah nikmati di antaranya adalah tabungan, deposito, pinjaman atau kredit, asuransi, investasi, serta transaksi e-commerce.

Keuntungan Menggunakan Bank Digital

Ilustrasi nasabah bank digital bertransaksi | Pexels

Bank digital banyak sekali memberikan keuntungan bagi nasabahnya terlebih bagi nasabah yang tidak memiliki waktu untuk pergi ke bank. Berikut ini adalah keuntungan atau manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan bank digital.

Kemudahan dan Kecepatan Transaksi

Salah satu keuntungan atau manfaat utama dari penggunaan bank digital adalah kemudahan transaksi yang dapat dilakukan oleh nasabah. Nasabah dapat melakukan transaksi finansial hanya dengan berhadapan dengan layar device dan jaringan internet saja. 

Efisiensi Waktu

Selain kemudahan akses, bank digital juga menawarkan efisiensi waktu bagi nasabahnya. Nasabah tidak perlu untuk datang langsung ke bank untuk melakukan transaksi, bahkan untuk proses krusial seperti pembukaan rekening. Nasabah maupun calon nasabah tinggal melakukan akses pada platform resmi bank digital untuk bertransaksi.

Tingkat Keamanan Semakin Berkembang

Risiko yang mungkin paling ditakuti oleh nasabah bank adalah adanya risiko pembobolan rekening oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dewasa ini, tingkat keamanan dari produk bank digital sudah semakin meningkat. Nasabah seringkali tidak hanya perlu untuk memasukkan nomor Personal Identification Number (PIN) saja. Nasabah mungkin perlu untuk memasukkan informasi sidik jari maupun kode One Time Password (OTP) ketika melakukan proses login atau transaksi digital. Dengan begitu, keamanan transaksi finansial nasabah semakin terjamin.

Hemat Biaya Transaksi

Seluruh transaksi yang ditawarkan oleh bank digital dapat seluruhnya dilakukan secara daring. Untuk itu, nasabah tidak perlu datang langsung ke kantor cabang bank terdekat. Untuk datang ke kantor cabang bank umum biasanya nasabah akan memerlukan ongkos. Dengan transaksi digital oleh digital banking, nasabah dapat menghemat biaya transaksi pada khususnya ongkos untuk berangkat ke bank.

Kekurangan Menggunakan Bank Digital

Ilustrasi penggunaan bank digital Unsplash

Suatu alternatif dalam hidup sekiranya memiliki sisi positif dan sisi negatif. Berikut ini risiko kekurangan dari bank digital yang mungkin perlu untuk kamu ketahui.

Ketergantungan dengan Jaringan Internet

Dalam bertransaksi secara digital menggunakan bank digital, nasabah harus memiliki jaringan internet. Jika nasabah tidak memiliki jaringan internet, maka ia tidak dapat melakukan akses maupun transaksi finansial melalui aplikasi bank digital. Bahkan, untuk melakukan pengecekan saldo saja nasabah perlu jaringan internet juga untuk dapat melakukan transaksinya.

Risiko Keamanan dan Likuidasi

Jaringan keamanan dari aplikasi perbankan saat ini mungkin sudah sangat berkembang, akan tetapi sama halnya dengan modus penipuan. Penipu dapat melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Pada misalnya, penipu melakukan panggilan disertai dengan acting, email berisi phishing, dan pesan penipuan.

Aktivitas penipuan tentunya dapat dicegah dengan memperbanyak membaca literasi keuangan. Selalu ingat untuk tidak membagikan kode OTP dan PIN kepada orang lain terlebih itu untuk orang asing. Selain risiko keamanan, bank digital juga memiliki risiko kemungkinan di mana bank dapat dilikuidasi.

Walaupun begitu, hal tersebut merupakan salah satu hal yang langka karena lembaga keuangan merupakan salah satu lembaga yang diawasi oleh pemerintah. Untuk itu, jangan khawatir jika kamu ingin tetap menggunakan produk bank digital ya!

Daftar Bank Digital di Indonesia

Bank digital di Indonesia akhir-akhir ini marak sekali bermunculan. Tidak hanya bank digitalnya, nasabah dari bank dengan proses bisnis sepenuhnya melalui transaksi digital ini juga semakin meningkat. Bank digital banyak sekali diminati oleh masyarakat karena kemudahan akses dan transaksinya. Berikut ini adalah daftar bank digital yang beroperasi dan paling banyak diminati oleh nasabah Indonesia.

Nah, itu tadi adalah pembahasan terkait bank digital. Bank digital menawarkan kemudahan bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi finansial secara praktis. Apakah ada bank digital yang produknya ingin kamu coba? Jika iya, apakah itu?

Sumber gambar header: Pixabay

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again